Tag Archives: xp

Fase Explorasi Dalam Methode Extreme Programming

Bismillah…

Alhamdulillah, minggu depan masuk fase selanjutnya… ups! Gw mohon bantuan do’a nya ya, Dosen Pembimbing II gw lagi sakit, semoga doi diberi kesehatan selalu dan diberi murah senyum biar mahasiswa bimbingannya ikut senang!, Alfatihah… Aamiin. Oya kalo yang belum tau sedikit gw bahas yah, apa itu fase explorasi dari siklus hidup (lifecycle) extreme programming (xp), sebelumnya coba cari dulu di wikipedia, ataupun mbah google, ini dia beberapa pengeritan dari fase explorasi:

Fase dimana dilakukan identifikasi kebutuhan dan harapan stakeholder terhadap solusi yang akan dikembangkan (http://support.microsoft.com/kb/2661914/id-id).

Exploration ialah dimana mencari tahu visi dan misi sistem yang akan dikembangkan, dalam fase ini konsumen akan disuruh menuliskan ‘vision statement‘, sekitar 20-30 kalimat yang masuk dalam sub menu ‘system methapor‘, dalam fase ini juga ada sebuah list tentang ‘requitment’, ‘options’ dan ‘completing list’ yang biasa di sebut dengan ‘user stories‘. (Stewart Baird).

Lalu, apa saja ‘best practise’ yang di pakai di XP dalam fase ini?, okeh ini ada beberapa yang bisa gw jelaskan, berdasarkan buku karangan Kent Beck dan Stewart Baird, dalam fase ini ada beberapa point diantaranya:

  1. Vision Statement -> Ialah sebuah statement yang berpengaruh besar terhadap keberhasilan sebuah sistem, contoh: website e-commerce dengan keberhasilan nya ialah menjual buku itu lewat internet.
  2. System Metaphor -> Ialah bagaimana sebuah tim mengkonsepkan sistem dan biasanya ditulis dalam bahasa lingkungan bisnis, dan bukan lingkungan teknis, contoh: website e-commerce ini dapat menjual buku secara virtual dimana konsumen datang dan browse, mencari atau membeli buku.
  3. User Story -> Ialah sebuah alat yang dapat mencatat kebutuhan user, biasanya lebih mirip seperti catatan per kasus dan di tulis oleh konsumen dengan bahasa ‘non-teknikal’, biasanya 3-4 baris sedikit.

Et dah, dari tadi kita ngomongin ‘vision statement’, ‘system methapor’, dan ‘user story’, terus kayak gimana gambarannya?? tenang, ini gw kasih contoh yang gw pake, dan tidak gw pake, setidaknya gw tahu! oke cek this out:

2661915
sumber: http://support.microsoft.com/kb/2661914/id-id

story_card

Ya mirip mirip kayak getuh lah… but, dalam reffrensi buku yang gw baca, gak ada keharusan atau standar baku vision statement seperti apa, user story seperti apa, system methapor seperti apa ‘output’/ bentuk penyampaian nnya umumnya sih berupa penjelasan dan lagi lagi, rata-rata berpatokan dengan agile lain ini, seperti ‘scrum’ setidaknya mereka masih 1 keluarga. gak percaya cek aja di temanmacet.com ada podcast yang membahas hal itu, scrum dan xp.

Dah segitu aja yah, semoga bermanfaat.

Have Nice Day!

Advertisements
Tagged , , ,

Ya, menggunakan ‘Agile Patern’ dengan Metode Extreme Programming

Bismillah…

Sebetulnya, banyak pola/ patern dari kata ‘agile‘ itu sendiri, dari buku Kent Beck atau Stewart Baird misalkan (jangan bilang Judulnya, cari aja sendiri), dan beberapa jurnal baik Internasional ataupun lokal, berpendapat bahwa kebanyakan orang mungkin gw juga, lebih mengatakan bahwa metode pengembangan sistem/ aplikasi itu sebetulnya gak sepenuh XP (eXtreme Programming) , jujur neh gw, gw sendiri milih ini sebagai costum XP dan itu termasuk agile.. haa, sesuai buku yang ini neh + gw jadikan rujukan penulisan metodenya, silahkan di cari sendiri. 😀

XP Explained oleh Kent Beck

Sams Teach Yourself Extreme Programming in 24 Hours oleh Stewart Baird

jadi, alurnya seperti  gambar dibawah ini:

XP-LIFECYCLE

Kurang lebih kayak getu, Jadi gw jelasin yah, FYI: gw hanya sampe tahap produksi aja dalam penelitian gw ini, oya kalo salah ya, tolong dibenerin, tahap – tahapnya dalam penjelasan nanti.

  1. Exploration (Eksplorasi)
  2. Planning (Perencanaan)
  3. Iterations (Pengulangan)
  4. Productions (Produksi)
  5. Maintenance (Perawatan)

Berdasarkan buku kent beck gw coba jelaskan secara tidak detail, dengan pemahaman gw sendiri, okeh okeh.

1. Exploration (Explorasi)
” Fase dimana, semuanya duduk bareng, mulai mencatat apa yang dibutuhkan secara tidak hanya material dan kebutuhannya, kebutuhan bisa kita catat dalam ‘story cards’ dimana kita bisa membayangkan bagaimana sistem nanti bekerja tanpa sistem itu ada, penentuan dan penggunaan teknologi, estimasi waktu pengerjaan program, pelaporan setiap kebutuhan, dan ketika hal itu berjalan, pengguna dapat merubah user story jika dirasa kurang memuaskan dan juga analisa sistem berjalan”.

2. Planning (Perencanaan)
” Fase dimana,  antara konsumen dengan pelanggan menyetujui apa yang direncanakan sebelumnya, mulai dari ‘story’ yang telah selesai, dan menyelesaikan masalah proses bisnis seperti prioritas, jenis pekerjaan dan waktu peluncuran aplikasi/ sistem”.

3. Iterations (Pengulangan)
“Fase dimana, kita bisa merubah rencana yang dibutuhkan, menambahkan story atau cakupannya, mungkin juga teknologi yang digunakan, sepanjang iterasi itu selesai dan menyenangkan maka lakukanlah, atau idealnya, ketika setiap iterasi terjadi dan adanya perubahan dan ketika di coba dan jalan tanpa masalah, maka itu sudah selesai, biasanya sekitar 3 minggu iterasi terjadi”.

4. Productions (Produksi)
“Fase dimana, kita melihat feedback dari peluncuran aplikasi/ sistem yang dikembangkan, bisa 1 minggu setelah iterasi terjadi, intinya itu, ketika proses semua berakhir dan di uji coba, baik dari sisi client atau programmer pastikan uji coba dari semua sisi, dan intinya “Make it run, make it right, make it fast”.

5. Maintenance (Perawatan)
“Fase dimana, perawatan dari suatu aplikasi/ sistem dari proyek XP. mulai dari simulasi pengguna, sistem yang berjalan, team dan lain lain, dan ketika itu para pengguna dapat belajar, dan pemimpin proyek dapat memantau”.

 

Udah ah ya, pengennya mah copy-paste dari bahan bab 3 gw, tp gw takut ada ‘Plagiatisme’, jadi gw tulis dengan bahasa gw yang mudah” an dapat di fahami.

 

Have Nice Day!

Tagged , , ,